Raup Untung Hingga Rp 118 Juta Sebulan, Petani Cabal Asal Moiokerto Langsung Beli Mobil

Harga cabai yang mencapai sekitar Rp100.000 per Kg membawa berkah bagi petani cabe di Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto , Jawa Timur bernama Rakub.

Informasi yang dihimpun oleh suarajawatimur.com, Rakub merupakan salah satu petani cabe yang mendapat keuntungan besar imbas cabai mahal sejak dua bulan terakhir. Dari hasil memanen cabai selama tujuh kali dalam sebulan, Rakub mampu membeli mobil mini bus keluaran tahun 2013 dengan harga Rp118 juta.

Sejak pagi dengan semangat Rakub pergi ke ladangnya yang tidak jauh dari rumah. Rakub memetik cabai yang sudah masa panen, dibawa pulang lalu dijual.

Menurut Rakub dalam sekali panen mampu mendapatkan cabai sebanyak 2,5 kuintal dengan harga Rp50.000 hingga Rp90.000. Sedangkan lahan yang dimiliki seluas 4.000 meter persegi yang merupakan lahannya sendiri.

Berkah petani cabai tak hanya dirasakan oleh warga Desa Cinandang, namun juga sejumlah desa lainya di Kecamatan Dawarblandong. Seperti Desa Pucuk, Gunungsari, Madureso, Brayu dan Temuireng.

Selama ini Dawarblandong dikenal sebagai sentra pertanian cabai di kawasan utara Sungai Brantas, Kabupaten Mojokerto.(Mya/tim)

Redaksi : Suara Jawa Timur
Sumber :  Sindonews.com (Naskah Berita Asli)

INI 8 FAKTA, Wanita di Mojokerto Nekat Buang Bayinya Hingga Ditangkap Polisi

Baca juga :