Kabar Baik, Seorang Kakek Pasien Covid-19 di Pacitan Dinyatakan Sembuh, Kepulangannya Disambut Hangat

Kakek di Pacitan sembuh dari Corona/sumber: news.detik.com


Pacitan – Kabar baik datang dari Kota 1.001 Gua, Pacitan. Seorang pasien positif COVID-19 dinyatakan sembuh. Pria berusia 70-an tahun tersebut diizinkan pulang setelah menjalani perawatan di RSUD dr Darsono lebih dari dua pekan.

“Yang jelas beliau sudah menjalani tes swab dua kali selama dirawat dan hasilnya negatif,” terang Rahmad Dwiyanto, jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pacitan, Kamis (14/5/2020) siang.

Selama di rumah sakit, lanjut Rahmad, pasien tersebut menjalani perawatan khusus. Ini karena yang bersangkutan memiliki penyakit bawaan hipertensi. Di sisi lain, pasien asal Kecamatan Pacitan tersebut patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Kepulangan pasien COVID-19 kelima tersebut disambut hangat pihak RSUD maupun Gugus Tugas. Para direksi, dokter, tenaga medis, serta karyawan mengantarkan pasien hingga pintu keluar. Mereka melambaikan tangan sekaligus menyemangati pria berbaju batik yang duduk di kursi roda.

Sebelum meninggalkan rumah sakit dengan diantar ambulans, pasien menerima tali asih dari pihak rumah sakit. Diharapkan, dirinya tetap bersemangat kembali menjalani kehidupan di lingkungannya. Masyarakat sekitar pun diimbau menerimanya dengan baik.
Baca juga :


“Diharapkan bisa mengurangi rasa takut dan panik di masyarakat. Terbukti pasien yang patuh itu bisa disembuhkan. Selain itu, kita semua bangga ternyata rumah sakit kita berhasil merawat pasien (COVID-19) hingga sembuh,” imbuh Rahmad.

Selanjutnya, Pemkab melalui Gugus Tugas menyampaikan apresiasi kepada tenaga medis dan paramedis yang sudah bekerja keras merawat pasien. Profesionalitas dan keikhlasan mereka terbukti mampu membantu pasien melewati masa perawatan. Hingga satu di antaranya dinyatakan bebas dari virus tersebut.

Meskipun sudah dinyatakan sehat, pasien tersebut harus menjalani karantina mandiri selama tujuh hari. Masyarakat sekitar pun diminta tidak memberikan stigma negatif kepada yang bersangkutan. Sebaliknya, fakta yang ada menyadarkan pentingnya mengedepankan protokol kesehatan.

Hal itu dapat dilakukan dengan membiasakan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Selain itu, diimbau tetap tinggal di rumah. Kalaupun terpaksa keluar karena kepentingan mendesak, wajib mengenakan masker. Sedangkan saat berinteraksi sosial, diharuskan menerapkan physical distancing.

“Intinya, jauhi penyakitnya, jangan jauhi orangnya. Dan sesuai perintah Bapak Presiden, mulai sekarang kita harus menjalani aktivitas dengan tatanan baru, yaitu melaksanakan protokol kesehatan,” tandas Rahmad, yang juga menjabat Kepala Diskominfo.

Sumber: https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5015025/alhamdulillah-seorang-kakek-pasien-covid-19-di-pacitan-sembuh
Baca juga :