Janda Muda Selundupkan 212 Gram Sabu Dimasukkan ke Vagina, Diringkus di Surabaya

Peredaran narkoba di Jawa Timur hingga kini masih terus merajalela. Bahkan, banyak wanita muda yang nekat menjadi kurir narkoba hingga terlibat jaringan pengedar narkoba internasional.

Seperti yang dilakukan Lin Ayunda Sari (29), wanita ini ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kerena kedapatan menyelundupkan tiga narkoba jenis sabu dengan total seberat 212 gram.

Wanita asal asal Perumahan Bidai Karisma Blok I No. 7, Batam, Kepulauan Riau ini menyelundupan narkoba dari Malaysia menuju Surabaya melalui jalur udara. Tiga paket sabu yang dibawa dimasukkan ke dalam alat kelamin dan duburnya.

Kompol Heru Dwi Purnama, Wakasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya mengatakan, tersangka ini sebagai kurir, dia disuruh seseorang untuk mengambil sabu itu ke Johor, Malaysia.

Setelah mendapatkan barangnya, tersangka kembali ke Batam kemudian menyelundupkan sabu yang sudah dikemas ke Surabaya. “Tersangka ke Surabaya melalui jalur udara,” ungkapnya Senin (10/02/2020)

Setelah dari bandara, tersangka menuju hotel di kawasan Surabaya Timur dan berhasil diringkus Tim Unit III di lobi hotel. Tersangka yang diketahui seorang janda ini membawa tiga paket sabu-sabu yang dikemas mirip timun yang dimasukkan ke dalam alat kelaminnya. “Tersangka mengaku menyimpan tiga paket sabu itu dalam alat kelamin dan duburnya,” tambahnya.

Dalam penangkapan kurir narkoba ini, petugas mengamankan tiga paket sabu itu 212,81 gram atau 2,12 ons. Akibat perbuatannya, janda muda ini digelandang ke Mapolrestabes Surabaya untuk diperiksa intensif.

Ketika diperiksa polisi, Lin Ayunda Sari (29) mengaku sudah dua kali menyelundupkan sabu ke Surabaya dengan modus yang sama. Pengiriman pertama mendapat upah bersih Rp 20 juta, namun yang kedua ini gagal dan baru mendapat uang Rp 2 juta untuk biaya perjalanan saja.

Sementara alasan Janda Muda ini nekat menjadi kurir narkoba, karena tuntutan ekonomi. Sebelumnya sempat bekerja menjadi terapis di salah satu spa di Batam, Namun kini menganggur dan harus menghidupi satu anaknya.(tim/spo)

Redaksi : Suara Jawa Timur

Baca Juga :
Ini Cerita Gigolo Mojokerto yang Diringkus Polisi, Soal Ramuan Tahan Lama hingga Tarif Kencannya

Baca juga :