Ambruk Diterjang Hujan Angin, Monumen Patung Sapi di Madura Dibiarkan

Foto : tribunmadura.com/Ali Hafidz Syahbana

Monumen Patung Sapi yang berada di depan lapangan Giling Desa Bangkal, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura terkesan dibiarkan ambruk.

Pada hari Jum’at (07/02/2020), terlihat dengan jelas, patung sepasang sapi itu tak utuh lagi, satu ekor masih berada di posisi semula, Sedangkan patung seekor lainnya ambruk dan berkeping.

Ironisnya lagi, patung kebanggaan warga Sumenep Madura itu terkesan dibiarkan dan tak diperbaiki oleh instansi terkait.

Informasi yang dihimpun suarajawatimur.com, patung kerapan sapi tersebut diketahui ambruk sejak Sabtu (14/12/2019) lalu. Saat itu, hujan deras disertai Angin dan Petir, tiba-tiba patung tersebut ambruk dibarengi dengan suara Petir yang menggelegar.

Bahkan, beberapa warga termasuk Penjual dan tukang Parkir menganggap ambruknya patung di depan Lapangan Giling tersebut merupakan pertanda buruk.

Opik, seorang tukang parkir di sekitar area lokasi Patung Sapi Kerap mengatakan, ambruknya patung tersebut diduga ada dua faktor.

Pertama karena kualitas bahan yang digunakan kurang bagus dan kurang terawat. Kedua, bisa jadi ada pertanda buruk dan baik. Karena di Sumenep ini masih kental dengan budaya dan sulit untuk langsung dirubah.

Sementara, monumen Patung Kerapan Sapi tersebut merupakan tanggung jawab dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sumenep. Karena sejak ambruk belum ada pembenahan, rencananya pihak desa akan koordonasi dengan Dinas terkait.(tim/spo)

Redaksi : Suara Jawa Timur

Baca juga :