MALANG-Kandang ayam dua tingkat milik warga setempat bernama Wawan di Dusun Pijiombo, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, ambruk pada Selasa (24/2/2026). Peristiwa ini menyebabkan dua orang tewas dan tiga orang terluka. Korban tewas yaitu Riyan Hananni (24) dari Kabupaten Lumajang dan Thomas R (20) dari Kabupaten Malang, sedangkan tiga korban luka adalah warga Pijiombo dengan inisial Y (35), YF (31), dan RTS (31).
Empat pekerja berhasil dievakuasi segera setelah kejadian, namun satu korban lainnya memerlukan waktu dan bantuan lebih banyak orang untuk dievakuasi. Pada hari yang sama, juga terjadi kejadian rumah ambruk di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang akibat hujan deras dan konstruksi yang lapuk, meskipun penyebab ambruk kandang ayam dinyatakan bukan karena faktor cuaca.
Dugaan sementara penyebab ambruk kandang adalah kelebihan beban dan struktur penyangga kayu yang tidak ideal. Menurut data, kandang berukuran 12 meter x 50 meter namun memelihara hingga 25.000 ekor ayam, melebihi kapasitas yang seharusnya. Kepala Seksi Humas Polres Malang Ajun Komisaris Bambang Subinajar menyatakan pihaknya masih menyelidiki kemungkinan unsur kelalaian atau pidana. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan juga menegaskan penyebab utamanya adalah faktor bangunan. Pendapat ini diperkuat oleh Budi (61), peternak ayam dari Kabupaten Blitar, yang menyebut kandang berukuran tersebut terlalu kecil untuk jumlah ayam yang dipelihara dan konstruksi kayu memerlukan perawatan yang baik karena rentan terhadap rayap dan kondisi cuaca.
Budi menjelaskan bahwa konstruksi kayu yang terawat dengan baik bisa bertahan lama – kandangnya yang dibuat tahun 2000 masih berdiri – namun konstruksi beton memiliki umur yang lebih panjang hingga puluhan tahun. Kondisi kelembaban, cuaca, dan perawatan menjadi faktor penting untuk keawetan struktur kayu.(njl)
INI 8 FAKTA, Wanita di Mojokerto Nekat Buang Bayinya Hingga Ditangkap Polisi
Baca juga :
