PROBOLINGGO-Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Probolinggo sejak Sabtu malam hingga Minggu (22/2/2026) menyebabkan jembatan penghubung Kecamatan Pakuniran–Kotaanyar amblas, mengakibatkan akses terputus total dan mobilitas warga lumpuh mendadak.
Jembatan di Desa Sumber Centeng, Kecamatan Kotaanyar, tak mampu menahan arus sungai dengan debit yang meningkat tajam. Sebelumnya sudah terlihat lubang kecil di badan jalan, namun setelah dua mobil pikap lewat, struktur jalan yang didasari sungai langsung ambrol. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Menurut warga setempat Karim, hujan dengan intensitas tinggi dan durasi panjang membuat aliran sungai semakin deras dan menghantam struktur di bawah jalan, hingga menggerus pondasi dan badan jalan. Akibat putusnya akses ini, pengendara roda dua harus mencari jalur alternatif dengan waktu tempuh lebih lama, sedangkan kendaraan roda empat terpaksa melalui jalur Pantura dengan jarak yang lebih jauh. Selain menghambat mobilitas, peristiwa ini juga berpotensi mengganggu distribusi barang dan aktivitas ekonomi antar kecamatan. Warga berharap pemerintah dapat menangani kerusakan dengan cepat sebelum kondisi memburuk, terutama jika hujan deras kembali datang.
Putusnya akses jembatan vital ini memberikan dampak signifikan bagi kehidupan sehari-hari dan perekonomian wilayah sekitar. Kondisi saat ini memaksa warga untuk beradaptasi dengan jalur alternatif, namun risiko kerusakan yang lebih luas tetap ada jika tidak segera dilakukan perbaikan. Harapan utama warga adalah adanya tanggapan cepat dari pihak berwenang untuk mengembalikan akses dan mencegah kerusakan lebih lanjut.(njl)
INI 8 FAKTA, Wanita di Mojokerto Nekat Buang Bayinya Hingga Ditangkap Polisi
Baca juga :
