Begini Kondisi Tiga Remaja Asal Pasuruan yang Terseret Ombak Di Pantai Jolosutro Blitar

Tiga remaja rombongan dari Kabupaten Siodarjo terseret ombak di pantai Jolosutro Blitar, Dua berhasil dievakuasi namun satu ditemukan tewas mengambang.

Informasi yang dihimpun oleh suarajawatimur.com, Kapolsek Wates, AKP Agus Susanto mengatakan rombongan dari Taman Sidoarjo itu datang menggunakan dua mobil. Informasi awal, jumlah mereka sebanyak 14 orang.

Rombongan ini datang ke Pantai Jolosutro sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka kemudian bermain di tepi pantai, karena kemungkinan belum paham kondisi ombak pantai yang terkenal ganas itu.

“Kalau pesisir itu kan landai. Tidak sadar makin ke tengah, lalu dua anak perempuan terseret ombak. Tapi masih sempat ditolong teman-teman prianya dan bisa dievakuasi ke bibir pantai,” kata Agus, Senin (29/3).

Dua remaja perempuan yang berhasil diselamatkan itu atas nama Intan dan Alda. Menurut Agus, usia mereka di kisaran 14 sampai 16 tahun. Kedua remaja putri ini kemudian dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi karena kondisinya sangat lemas dan banyak kemasukan air laut.

“Tidak lama setelah dua remaja putri diselamatkan, teman-teman mereka juga melihat yang bernama Agra melambai-lambaikan tangan di tengah gelombang laut yang menyeretnya makin ke tengah. Teman-teman korban dibantu nelayan setempat berusaha menyelamatkan dengan berenang menuju lokasi Agra. Namun tubuh Agra seakan hilang tertelan ombak,” tambahnya.

“Baru sekitar pukul 14.50 WIB, jasad Agra ditemukan mengambang di bibir pantai sisi timur. Radius sekitar 300 meter dari lokasi awal bermain air. Saat ini jenazah juga sudah dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk diidentifikasi,” pungkasnya.(Mya/tim)

 

Redaksi : Suara Jawa Timur

Sumber : Detik.com (Naskah Berita Asli)

 

 

Baca juga :