Lokasi Tumpukan Jenazah, Ini Cerita Warga soal Lokasi Mobil Tersesat di Tengah Hutan di Mojokerto

Banyak yang penasaran terkait lokasi mobil tersesat di tengah hutan yang ada di kawasan Pacet, Mojokerto. Karena, lokasinya jauh dari pemukiman warga dan sudah sering orang kesasar ke lokasi tersebut.

Informasi yang dihimpun suarajawatimur.com, warga yang ada di sekitar Desa Made, Pacet Mojokerto yang berjarak 3 km dari lokasi tersesatnya Suryadi asal Surabaya bersama mobilnya ternyata mengakui kalau lokasi tersebut dikenal sebagai tempat yang angker

Kardono, warga Dusun Made, Pacet Mojokerto menceritakan, lokasi tersebut memang angker dan sering ada orang kesasar ke tempat tersebut.

Kardono juga mengatakan, di lokasi tersebut juga sering ada warga yang melihat penampakan (mahluk halus) dengan berbagai wujud. Biasanya, pada waktu menjelang magrib hingga tengah malam. Kadang sosok perempuan dan anak-anak.

Kata Kardono, ada cerita di lokasi yang dikenal angker tersenut. Yakni, pada tahun 2002 lalu saat di Padusan air Panas Pacet terjadi banjir bandang, di lokasi itulah ditemukan banyak jenazah korban yang terbawa arus dari air panas pacet.

Seperti diketahui, pada Kamis malam Jum’at 12 November 2020, Suryadi (31), warga Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya yang tersesat di lokasi tersebut.

Suryadi mengaku, saat dari Malang dan akan pulang ke Surabaya, diarahkan keluar exit tol. Setelah itu, ada sosok wanita yang mengetuk pintu mobil hingga ia merasa ketakutan dan merinding.

Akhirnya, tanpa sadar mobilnya melaju berkilo-kilometer sampai ke tengah hutan Pacet melintasi jalan penuh bebatuan, tapi dia merasa seperti melintas di jalan mulus.

Hingga akhirnya mobilnya tak bisa digerakkan dan baru sadar kalau ia berada di tengah hutan, jauh dari pemukiman dan merasa syok, menangis dan ketakutan.

Melalui radio Suara Surabaya, akhirnya ada petugas bersama relawan yang datang untuk mengevakuasi dirinya pada malam hari. Dan keesokan hatinya petugas Polsek Pacet dan Kapolres Mojokerto pun mendatangi lokasi.(tim/spo)

Redaksi : Suara Jawa Timur

Baca juga :