Ini Alasan Petani di Jombang Emosi Lalu Hancurkan Hasil Panen Semangka

Para petani di Jombang menghancurkan buah semangka dan blewah hasil panen mereka. Videonya pun viral di Media sosial. Aksi ini dilakukan karena mereka kesal dengan hasil pertanian buah yang teryata gagal panen.

Informasi yang dihimpun suarajawatimur.com, video berdurasi 1 menit tersebut diunggah akun Instagram @ndorobeii, hingga Minggu siang (01/11) sudah ditonton 53.925 kali dan 394 komentar netizen.

Akun @ndorobeii pun menulis dalam postingannya bahwa video kekesalan petani buah semangka dan blewah itu terjadi di Desa Rejosopingir, Kecamatan Tembelang, Jombang. Mereka kecewa karena gagal panen akibat guyuran hujan.

Dalam video tersebut memperlihatkan ada 4 petani yang ramai-ramai menghancurkan uah semangka dengan cara dibanting. Terlihat, beberapa semangka yang utuh menjadi hancur.

Selain itu, ada seorang petani yang mencacah buah blewah dengan pisau, bahkan memukul-mukulkan ke wajahnya dengan ekspresi kesal. “Ogak panen yo wes, ogak panen yo wes,” ucapnya.

Video ini pun mendapat banyak komenter, diantaranya :
“Jangan kesel gitu dong kan yang nurunin hujan Allah,” tulis akun @ervndys.

“Owalah mending semangkanya kasih yg membutuhkan inshaallah berkah,” ujar akun @pradana_1953.
Dan beragam komentar lainnya.

Sementara Kepala Desa Rejosopinggir, Yoyok Supriyanto ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan video yang viral tersebut direkam oleh para petani di desanya.

Ini Link Videonya :
https://www.instagram.com/VIDEO PETANI GAGAL PANEN HANCURKAN SEMANGKA dan BLEWAH

“Itu sebagai luapan emosi saja. Musim hujan yang sekarang ini membuat petani agak syok, karena gagal panen. Walaupun sudah diprediksi musim hujan akan tiba,” ungkapnya, seperti dikutip dari detik.com.(tim/spo)

Redaksi : Suara Jawa Timur

Baca juga :