Perampokan Modus Pecah Kaca Mobil di Ponorogo, Uang Rp 170 Juta Raib

Kondisi mobil korban yang dipecah kaca dan uangnya Rp 170 juta raib/Foto: Charoline Pebrianti


Ponorogo – Seorang pengusaha rokok di Ponorogo menjadi korban pecah kaca mobil. Pelaku membawa kabur uang senilai Rp 170 juta yang disimpan di mobil.

“Kejadiannya sekitar pukul 12.00 lebih. Saya kaget, waktu tahu ada pria yang keluar lewat jendela mobil,” tutur saksi Sinyo Menix saat ditemui wartawan di lokasi, Selasa (11/8/2020).

Korban diketahui bernama Siswanto warga Kelurahan Kertosari yang merupakan pengusaha rokok. Saat kejadian, korban diketahui selesai mengambil uang dari Bank Jatim.

Usai dari bank, korban hendak makan siang di warung JTV, Jalan KBP. Duryat, Tamanarum, Ponorogo. Saat korban berada di warung tersebut, Sinyo memergoki pencuri mengambil sesuatu dari mobil korban.
Baca juga :


Saat korban berada di warung tersebut, Sinyo mendengar suara kaca pecah, kemudian dia keluar warung dan melihat seorang laki-laki memasukkan badannya ke dalam mobil. Saat itu ia menyadari kalau telah terjadi pencurian dengan memecah kaca.

Mobil Daihatsu Sigra bernomor AE 1217 TI warna abu-abu itu kacanya pecah di bagian sisi kanan sopir.

“Kacanya pecah sebelah kanan jadi jalan keluar seorang pria. Setelah keluar langsung dibonceng temannya, kabur,” jelas Sinyo.

Sinyo menambahkan dirinya hanya melihat dua orang berboncengan dengan motor berwarna hitam. Pria yang dibonceng tidak mengenakan masker dan helm, ciri-cirinya rambut sedikit berombak dengan bodi tubuh yang cukup berisi.

“Saya kejar, ke arah barat terus motornya kabur ke utara terus hilang jejaknya,” ujar Sinyo.


Sementara, tukang parkir warung makan JTV Subur Santosa mengaku sesaat sebelum kejadian maling tersebut dirinya dimintai tolong oleh seorang pria untuk membantu mendorong mobil yang mogok.

“Saya diajak mendorong mobil, ya manut (ikut) aja,” terang Subur.

Subur mengaku setelah mengiyakan ajakan pria tersebut dirinya langsung dibonceng menuju lokasi mobil yang mogok. Setelah beberapa saat mendorong mobil, mobil tersebut bisa jalan kembali.

“Setelah mobil jalan, saya ditinggal begitu saja. Akhirnya, balik ke warung JTV lagi jalan kaki. Tapi dikasih upah Rp 100 ribu habis dorong mobil,” tandas Subur.

Subur kaget saat dia kembali ke warung, lokasinya bekerja tiba-tiba rame dengan orang. Tambah kaget saat tahu ada salah satu pelanggan warung yang mobilnya dibobol maling.

Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polres Ponorogo.

Sumber: https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5128855/mobil-dipecah-kaca-pengusaha-rokok-di-ponorogo-kehilangan-rp-170-juta
Baca juga :