MALANG-Seorang anak berusia 14 tahun dilaporkan hanyut di saluran irigasi di Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Selasa (17/2/2026). Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.45 WIB saat hujan lebat mengguyur kawasan tersebut dan debit air meningkat drastis. Hingga malam hari yang sama, korban belum ditemukan meskipun tim gabungan telah melakukan pencarian.
Korban bernama Octa Puji Raharjo, warga RT02/RW01 Desa Druju, bersama tiga rekannya sedang bermain air di saluran irigasi ketika hujan deras turun. Ketiga anak lainnya berada di bagian atas saluran, sedangkan Octa diduga terseret arus yang semakin kuat akibat limpasan air hujan. Adik korban yang juga ikut bermain langsung mencari bantuan setelah melihat kejadian.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan membenarkan laporan tersebut. Menurut kronologi yang diungkapkannya, keempat anak laki-laki yang bermain adalah Octa Puji Raharjo (korban), Fajar (saksi), Elang (saksi), dan Maulid Billy Raharjo (adik korban). Saat arus air membesar, Octa tidak mampu menyelamatkan diri dan terbawa aliran. Tim Mencari dan Menyelamatkan (MSR) telah melakukan penyisiran mulai dari saluran irigasi hingga Sungai Lesti, namun hingga saat ini korban belum ditemukan.
BPBD Kabupaten Malang mengimbau seluruh warga, terutama anak-anak, untuk tidak bermain di sekitar aliran sungai atau saluran irigasi saat hujan deras. Peningkatan debit air yang tiba-tiba dapat menimbulkan arus kuat yang membahayakan keselamatan jiwa.(njl)
INI 8 FAKTA, Wanita di Mojokerto Nekat Buang Bayinya Hingga Ditangkap Polisi
Baca juga :
