Petugas Kemenhub Pasuruan Lempar Batu dan Besi ke Truk, Ada Apa

Viral di media sosial sebuah video Petugas Jembatan Timbang Sedarum, Nguling, Kabupaten Pasuruan lempari truk hingga kaca depan samping kiri pecah, ada apa.

Informasi yang dihimpun oleh suarajawatimur.com, Kapolsek Nguling, AKP Zudianto menjelaskan, pelemparan itu spontan karena truk ngegas saat diminta masuk ke jembatan timbang. “Truk dari barat diarahkan ke jembatan timbang, tapi malah ngegas dan nyaris menabrak petugas. Salah satu petugas spontan apa yang dipegang dilempar. Ada juga yang lempar batu,” kata , Sabtu (6/3).

Peristiwa ini bermula saat 4 petugas yang berjaga di depan pintu masuk jembatan timbang mengarahkan truk masuk untuk pengecekan kelengkapan dan muatan sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, sopir truk tetap melaju dan hampir menabrak petugas.

Zudianto juga mengatakan, sopir truk nekat ngegas karena menghindari pemeriksaan petugas. Pasalnya, buku uji KIR truk habis masa berlakunya.

“Alasan sopir truk menghindari petugas dikarenakan buku KIR truk yang dikemudikannya tersebut habis masa berlakunya,” ujarnya.

Salah satu petugas secara spontan menghindar sambil melemparkan pegangan bendera merah yang biasanya digunakan untuk memperlambat kendaraan yang terbuat dari besi ke arah truk. Truk dilempar batu juga.

Truk kemudian berhenti sebelah timur jembatan timbang kemudian merekam dan video disebarluaskan di media sosial. Beberapa saat setelah kejadian, sejumlah sopir truk lain mendatangi lokasi. Pihak polsek dan anggota polantas terjun

Kasus tersebut disepakati tak dibawa ke ranah hukum. Kesepakatan damai antara sopir truk Hendi (25), warga Lumbang, Kabupaten Probolinggo dan pihak unit pelaksana penimbangan Hengki S, dituangkan dalam surat pernyataan bermeterai.

Petugas jembatan timbang memberikan uang ganti rugi sebesar Rp 1 juta dan sopir truk berjanji akan menghapus video yang sudah terlanjur viral,” jelas Zudianto.(Mya/tim)

 

Redaksi : Suara Jawa Timur

Sumber : Detik.com (Naskah Berita Asli)

 

Baca juga :