Mayat Pria Ditemukan Terombang-ambing di Perairan Situbondo

Evakuasi mayat pria yang ditemukan terapung di perairan Situbondo/Foto: Ghazali Dasuqi


Situbondo – Sesosok mayat pria ditemukan terapung di perairan Situbondo. Jasad itu terombang-ambing ombak pada jarak sekitar 1,5 mil dari bibir Pantai Pathek, Kecamatan Panarukan.

Saat ditemukan, mayat pria itu tampak hanya mengenakan kaus putih. Kondisinya juga sudah mulai rusak. Sebagian tubuhnya mulai bengkak hingga menyebarkan bau tak sedap. Mayat terapung itu kali pertama ditemukan rombongan pemancing ikan.

Rombongan ini menggunakan perahu dan hendak ke tengah laut. Dalam perjalanan mereka mendapati adanya mayat tersebut. Penemuan mayat itu direkam kamera video dan disebar melalui pesan percakapan.

“Penemuan mayat di perairan wisata pantai pathek. Kalau dari jauh sepertinya laki-laki. Keadaannya tengkurap,” kata seorang pemancing dalam rekaman video yang tersebar, Sabtu (29/8/2020).
Baca juga :


Berdasarkan informasi dari video tersebut, tim SAR gabungan langsung dikerahkan. Mulai dari Pusdalops BPBD, Tagana Dinsos, Basarnas, hingga pihak kepolisian. Menggunakan perahu karet BPBD Situbondo, evakuasi mayat tak dikenal itu dilakukan melalui Pelabuhan Kalbut Kecamatan Mangaran. Begitu tiba di daratan, mayat langsung dibawa ke RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo.

“Langsung dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi dan penyelidikan. Karena hanya kaus warna putih yang melekat di tubuh korban, jadi identitasnya belum bisa diketahui,” kata Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, usai evakuasi di Pelabuhan Kalbut.

Sempat muncul dugaan, mayat tersebut merupakan pria yang hilang dalam peristiwa perahu terbalik di perairan Sumenep karena hantaman gelombang, pada Rabu (26/8). Saat itu, ada 2 penumpang yang dinyatakan hilang.

Namun salah satunya bernama Azmi (3) sudah ditemukan. Sehingga tinggal satu penumpang yang masih dinyatakan hilang. Penumpang dimaksud bernama Bustomi (45), warga Desa/Kecamatan Kangayan, Sumenep.

“Kami tidak mau spekulasi, karena tidak tahu kejadiannya (perahu terbalik di perairan sumenep, red). Makanya, kami masih menunggu hasil identifikasi dari pihak berwenang untuk mengetahui identitas korban,” pungkas Puriyono.

Sumber: detik.com (naskah berita asli)
Baca juga :