Mandi di Sungai, Santri Ponpes di Magetan Hilang Terseret Arus

Seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatul Mubtadin, Desa Tegalarum, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan dikabarkan hilang saat mandi di sungai di belakang Pondok.

Informasi yang dihimpun suarajawatimur.com, Santri tersebut diketahui bernama Syahrur Rohman (17) asal Tegal, Jawa Tengah. Korban hilang saat mandi pada Sabtu (15/2) malam.

AKP Endang Wahyuni, Kapolsek Bendo, Magetan mengatakan, saat iti korban yang mandi bersama 6 santri lainnya di sungai yang berada di belakang pondok. Namun, tiba-tiba korban terbawa arus sungai yang cukup deras.

Kapolswk juga mengatakan, saat 6 santri berenang, arus sungai tiba-tiba mulai naik, kemudian salah satu saksi bernama Qiirul Raka mencoba memperingatkan teman-temannta yang tidak bisa berenang untuk naik ke atas.

Saksi sudah berusaha menolong korban namun gagal karena air yang datang sangat deras, dan hingga Minggu siang, korban belum ditemukan. Sehingga Tim Basarnas dikerahkan untuk melakukan pencarian korban.

Andris Dwi Prasetya, Komandan regu pencarian Basarnas Trenggalek mengatakan, pihaknya mengerahkan tiga tim untuk mencari korban, dua tim ini menyisir di air dan satu tim menyisir di darat.(tim/spo)

Baca juga :