Nekat Bacok Dua Polisi, Kurir Sabu 1,5 gram Ditembak Mati di Surabaya

Awal tahun 2020, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil meringkus seorang kurir narkoba yang membawa 1,5 kilogram sabu dan 950 butir pil ineks. Karena melawan petugas, Bahkan membacok dua Polisi, kurir tersebut terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

Informasi yang dihimpun suaramojokerto.com, kurir tersebut diketahui bernama Rizal Wahyu Putra (29), warga Jalan Petemon Kuburan 68, Surabaya. Dia disergap Tim Unit II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pada Kamis (2/1/2020) pagi.

Kombes Pol Sandi Nugroho, Kapolrestabes Surabaya mengatakan, anggotanya terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur karena kurir dalam sindikat narkoba tersebut membahayakan petugas.

“Karena melawan dan melukai dua anggota kami dengan sebilah pisau pengabisan, maka pelaku diberi tindakan tegas terukur,” ungkapnya.

Sandi juga mengatakan, pengungkapan kasus narkoba ini bermula dari pengembangan kasus sebelunnya. Yaitu, Tim Unit II memperoleh keterangan bila terdapat kurir yang masih beroperasi di Surabaya. “Tim kami menyergap tersangka di sebuah kos di Jalan Sidomulyo Utara,” tambahnya.

Masih kata Sandi, di tempat kos tersangka, awalnya petugas menemukan barang bukti berupa 50 butir ineks dan 0,5 ons sabu-sabu. Namun setelah dilakukan penggeledahan di rumah tersangka, tim menemukan kembali barang bukti lagi hingga jumlah totalnya menjadi 1,5 kilogram sabu dan 950 butir pil ineks.

Penyergapan Kurir Narkoba oleh Tim Unit II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya ini dipimpin langsung Kasatresnarkoba AKBP Memo Ardian.

Menurut Memo, ketika diinterogasi awal, tersangka mengaku akan mengirim semua barang bukti narkoba itu ke seseorang di Jabon, Sidoarjo. Namun ketika diminta menunjukkan narkoba yang disimpan, tersangka justru mengambil pisau dan membacok dua anggota.

“Karena membahayakan nyawa anggota kami, terpaksa kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur,” tandasnya.

Memo juga mengatakan, selama ini tersangka dikenal masuk dalam jaringan bandar narkoba yang saat ini mendekam di Lapas Porong, Sidoarjo.(tim/spo)

Redaksi : Suara Jawa Timur

Baca juga :