Pemain Terbaik Liga Santri Diproyeksi Masuk Persikaba Blora


BLORA, Radar Bojonegoro – Perhelatan sepak bola Liga Santri telah usai. Hanya diikuti tiga peserta dari pondok pesantren (ponpes). Bibit-bibit sepak bola usia 14 sampai 16 tahun akan ditandingkan lagi. Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Blora akan akomodir potensi mengisi pemain sepak bola daerah.

 

Manajer Liga Santri Lettu Sumarno menjelaskan, pertandingan diikuti tiga ponpes yakni Al Muhammad Cepu, Khozin, dan An-Nur. Tiga tim usai jalani seleksi dari banyaknya ponpes di Blora. Pertandingan dengan perolehan poin terbanyak, Sehingga setelah dihitung Al Muhammad keluar sebagai juara pertama, disusul Ponpes Khozin dan An-Nur.

 

“Liga Santri ini mencari bibit sepak bola dari pesantren, yang juara ini nantinya akan bertanding di Rembang,” jelasnya.

 

Ketua Harian Askab PSSI Blora Setiyono menjelaskan, bibit pesepak bola muda terus tumbuh di daerah, terutama dari pesantren. Pihaknya mengaku pemain terbaik dari turnamen ini mempunyai kans besar menjadi pemain Persikaba.

“Pemain terbaik akan diprioritaskan, bisa jadi nanti akan menjadi pemain Persikaba Blora maupun dari tim provinsi,” jelasnya.

 

Setiyono berharap Liga Santri memunculkan pemain berbakat. Seleksi ketat dilakukan sehingga muncul bibit-bibit pesepak bola muda potensial dari sepak bola. (luk/rij)

BLORA, Radar Bojonegoro – Perhelatan sepak bola Liga Santri telah usai. Hanya diikuti tiga peserta dari pondok pesantren (ponpes). Bibit-bibit sepak bola usia 14 sampai 16 tahun akan ditandingkan lagi. Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Blora akan akomodir potensi mengisi pemain sepak bola daerah.

 

Manajer Liga Santri Lettu Sumarno menjelaskan, pertandingan diikuti tiga ponpes yakni Al Muhammad Cepu, Khozin, dan An-Nur. Tiga tim usai jalani seleksi dari banyaknya ponpes di Blora. Pertandingan dengan perolehan poin terbanyak, Sehingga setelah dihitung Al Muhammad keluar sebagai juara pertama, disusul Ponpes Khozin dan An-Nur.

 

“Liga Santri ini mencari bibit sepak bola dari pesantren, yang juara ini nantinya akan bertanding di Rembang,” jelasnya.

 

Ketua Harian Askab PSSI Blora Setiyono menjelaskan, bibit pesepak bola muda terus tumbuh di daerah, terutama dari pesantren. Pihaknya mengaku pemain terbaik dari turnamen ini mempunyai kans besar menjadi pemain Persikaba.

“Pemain terbaik akan diprioritaskan, bisa jadi nanti akan menjadi pemain Persikaba Blora maupun dari tim provinsi,” jelasnya.

 

Setiyono berharap Liga Santri memunculkan pemain berbakat. Seleksi ketat dilakukan sehingga muncul bibit-bibit pesepak bola muda potensial dari sepak bola. (luk/rij)



Dikutip dari: Sumber Berita (Naskah Asli)

Baca juga :