Pelaku Pencabulan Bocah 12 Tahun Menghilang

[ad_1]

PANJI – WS, pelaku pencabulan terhadap bocah perempuan 12 tahun, dikabarkan menghilang. Pria parobaya yang diketahui berasal dari Madura itu diduga kuat melarikan diri begitu mengetahui dirinya sudah dilaporkan ke polisi oleh keluarga korban.

DD, kakak korban menerangkan, WS berada di Situbondo karena bekerja. Sebelumnya, terlapor diketahui masih berkeliaran di area terminal. “Namun, setelah saya laporkan, dia (WS) malah menghilang,” ujarnya, kemarin (19/10).

DD sangat berharap agar pelaku pencabulan segera dipanggil ke Polres Situbondo. Jika terbukti melakukan hal yang tidak bermoral, DD mendesak agar secepatnya ditangkap. “Saya sangat kecewa dengan prilaku WS  yang tega melakukan perbuatan bejatnya. Harapan saya dia segera ditangkap dan diproses hukum,” imbuhnya

Ditambahkan, keluarga korban hingga saat ini terus mencari informasi keberadaan pelaku. Sehingga setelah ketahuan, diharapkan nantinya bisa segera secepatnya diproses hukum. “Sebenarnya pelaku itu, satu kost-kotsan dengan saya tapi beda kamar. Mungkin, karena tahu dilaporkan dia langsung melarikan diri,” imbuhnya.

SS, 54, ayah korban menjelaskan, kejadian yang menimpa anaknya cukup memukul hatinya. Karena anaknya masih bau kencur. “Pelaku sempat mengancam anak saya untuk tidak mengamen di area terminal. Termasuk mengancam agar jangan sampai membuka kelakuan bejat si WS pada siapa pun,” ujarnya.

SS menyampaikan, awal mula kejadian tersebut pada tengah malam sekitar pukul 11.00 wib. Waktu itu  pelaku mengetuk pintu Bunga. Sehingga korban membuka pintunya. Bunga mengira yang mengetuk pintu adalah sang ayah.

“saya sudah pasrahkan semuanya pada kepolisian. Saya pribadi akan terus mencari informasi mengenai keberadaan pelaku agar secepatnya mendapatkan hukuman. Dan saya tidak sudi jika pelaku masih bisa berkeliaran dengan bebas tanpa mendapatkan hukuman dari apa yang sudah diperbuatnya,” tegasnya.

Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Sutrisno menerangkan jika penyidik sudah melakukan melakukan pemanggilan terhadap saksi korban. “Untuk saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan kepolisian,” pungkasnya. (mg1/pri)

[ad_2]

Dikutip dari: Sumber Berita (Naskah Asli)

Baca juga :