Siswa SMK di Kediri Setubuhi Siswi Kelas 9 SMP Berkali-kali

Mungkin, sepasang bocah ini tak memahami makna peribahasa sesal dahulu pendapatan sesal kemudian tiada guna. Atau, bahkan keduanya tak tahu sama sekali. Buktinya, mereka baru menyesal setelah menerima akibat yang timbul dari perbuatan buruk yang dilakukan.

Bahkan, sang cowok-sebut saja Di-harus menjadi pesakitan. Remaja yang baru duduk di kelas 10 satu SMK swasta di Kota Kediri ini menjadi tersangka kasus persetubuhan di bawah umur. Sementara yang mengaku korban adalah Zi. Cewek yang baru duduk di kelas 9 di salah satu SMP negeri di Kota Kediri. Istilahnya, nikmat yang membawa perkara.

“Saya mau (diajak bersetubuh) karena dipaksa,” aku Zi di depan majelis hakim yang menyidangkan perkara ini kemarin (5/8).

Anehnya, ‘paksaan’ itu berlangsung beberapa kali. Si korban menyebut disetubuhi terdakwa tiga kali. Semuanya pada November 2020. Lokasinya, di rumah kos-kosan milik orang tua korban.

Hakim, tentu saja, heran dengan pengakuan korban. Sebab, tidak ada tanda-tanda perlawanan saat dia dipaksa melakukan hubungan terlarang itu. Bahkan sang hakim menegaskan kejadian persetubuhan itu tak akan terjadi bila korban melakukan perlawanan.

“Kalau dipaksa itu berarti kamu dicekik, ditali. Makanya tidak bisa melawan. Kamu sendiri yang bersedia supaya disetubuhi pacarmu,” sebut Mamyudi, hakim tunggal yang menyidangkan perkara ini di Pengadilan Kota Kediri.

Seperti mendapat dorongan angin segar, sang terdakwa pun mengaku tak pernah memaksa Zi untuk berhubungan intim. Apalagi dia mengaku berstatus pacaran dengan korbannya itu.

Berita Lanjutan : Begini Cara Siswa tersebut Lakukan Persetunuhan hingga berkali-kali…

Baca juga :